Backpacking to Vietnam : Newbie


Umumnya, orang Indonesia  JALAN-JALAN ke luar negeri selalu memilih Singapura atau Malaysia sebagai destinasi pertama mereka. Karena saya adalah tipe orang yang ga umum, jadi memilih vietnam sebagai destinasi pertama. Huohoho😎 . Waktu meminta izin ke ortu pun juga repot, “yang dilihat di vietnam itu apa?”. Saya pun juga ga bisa menjawab, masak harus dijawab survei lokasi perang Rambo. Wkwkwk

Saya memesan tiket Jakarta-Ho Chi Minh City (HCMC) dengan maskapai low cost carrier, Airasia, padahal saat itu belum punya paspor. Untung identitas pembeli bisa di update sebelum keberangkatan. Dengan berbekal buku “2 Jutaan Keliling Vietnam dalam 15 Hari karya Sihmanto” dan buku Lonely Planet edisi Vietnam, saya pun siap menjelajah Vietnam.

Keberangkatan pesawat Surabaya-Jakarta pada pagi hari membuat saya harus sudah berada di bandara pada malamnya. Dulu di lantai 2 bandara Internasional Juanda ada aula berkarpet yang biasa digunakan untuk tidur bagi penumpang pagi, namun sekarang sudah berganti hotel. Akhirnya saya tidur dengan menguasai bangku di depan tenant A&W. Flight ke Jakarta tanpa delay dan sampai di Bandara Internasional Soekarno Hatta Terminal 1. Dari sana, saya berangkat ke Terminal 3 dengan shuttle bus. Terminal 3 sangat berbeda dengan Terminal 1 dan 2 yang terlalu obselete. Terminal 3 cukup modern dengan ruang tunggu yang nyaman dan stop kontak listrik yang tersebar di dinding sebelah kanan dari pintu depan. Setelah menunggu kurang lebih 4 jam, 2 orang teman saya akhirnya datang dan kita segera melakukan self check-in di Airasia check-in machine.

Flight ke HCMC rupanya delay sampe 1 jam dan saat di pemeriksaan dokumen, petugas imigrasinya menanyai saya tentang pekerjaan saya. Kepo banget dah –“ . penerbangan Jakarta-HCMC ditempuh dalam jangka waktu 3 jam. Di pesawat, kita memakan martabak sisa kemarin dan coklat yang dibawa temanku. Okelah buat mengganjal perut. Sesampainya di Tan Son Nhat International Airport rupanya pos imigrasi sudah sepi. Mungkin flight yang kita tumpangi adalah flight termalam sampai di sini. Di pos imigrasi cuma ditanya berapa hari di vietnam, dan taraaaaa… cap luar negeri pertama saya pun bersarang di paspor ^^. Kita segera turun ke lantai 1 dan menukarkan dolar ke dong vietnam. Kita mencari money changer dengan harga tertinggi 1 USD= 20.700 VND. Saya menukarkan 100 USD dan mendapatkan 2 jutaan dan dipotong jasa pelayanan. Tujuan berikutnya adalah mencari taxi menuju kawasan backpacker Pham Ngu Lao Street dan minta diturunkan ke operator bus yang menuju Dalat. Cukup repot juga menjelaskannya namun akhirnya mereka mengerti.

Sesampainya di operator bus, kita memesan  bus paling malam dengan harapan dapat sampai di Dalat jam 6-an pagi.  Sambil menunggu, kita jalan-jalan untuk mencari makan malam dan akhirnya kita memilih kedai pizza vegetarian dengan menu pizza Ortolana untuk ukuran medium 6 slices. Pizzanya lebih mirip kue leker saking tipisnya dengan topping mushroom,zuchinni, broccoli dan carrot. Saus sambalnya pun ga enak. Rasanya pedas merica tapi ada asam-asamnya. Namun pizzanya habis juga. Hahaha

pizza veggie, yummy. hahaha😀

Bus menuju Dalat yang kita naiki lumayan bagus dengan bantalan leher di tiap kursi dan tiap penumpang mendapatkan air mineral juga. Kursinya empuk, wangi dan bersih serta petugasnya berseragam rapi dengan baju kemeja dimasukkan ke celana dan kancing paling atas juga dikenakan. Sebelumnya saya numpang ke toilet di operator bus (yang untungnya ada air) untuk wudhu, jadi pas di atas bus bisa sholat dengan tenang. Prinsip saya, travelling kemana saja it’s okay, yang penting ibadah tetap dijaga🙂 (to be continue)

bus yang nyaman menuju Dalat

Rincian Biaya:

Bus ke Terminal Purabaya            : Rp 8.000

Ojek ke Bandara                     : Rp 30.000

Boarding pass domestik              : Rp 40.000

Lunch di Bandara                    : Rp 26.000

Boarding Pass internasional         : Rp 150.000

Sewa taxi bandara                   : 10 USD/3 orang

Bus HCMC-Dalat                      : 190.000 VND

Dinner Pizza                        : 135.000 VND/3 orang

2  3

4 thoughts on “Backpacking to Vietnam : Newbie

  1. Wahh asik ini jurnalnya. Membantu banget…
    Saya termasuk yg rute luar negeri pertama di Singapore-Malay hehe, baru akan menjelajahi Vietnam bulan depan…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s