Fenomena Sambal Bu Rudy Surabaya


Semua orang membicarakan Sambal Bu Rudy Surabaya. Tiap saya mengetikkan “sambal surabaya” di mesin pencari Google, kebanyakan jawabannya mengarah kepada Sambal Bu Rudy. Apalagi sambalnya digaung-gaungkan sebagai sambal terenak se-Surabaya dan banyak dijual di forum Kaskus.Bikin penasaran banget kan?

Mumpung sedang di Surabaya, saya mencari keberadaan lokasinya. Lokasi induknya di Jalan Dharma Husada. Berhubung saya ga ngerti nama jalan di Surabaya, saya melakukan pencarian di Google Maps. Kalau dilihat di peta, jalannya panjang banget mulai dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga sampai ke ujung timur. Nyetirnya harus pelan-pelan nih karena ga ada patokan lokasi persisnya. Untungnya ada blog yang memberikan ancer-ancer lokasi Sambal Bu Rudy yang terletak di seberang SMKN 5 Surabaya. Saya memulai pencarian baru di Google Maps untuk SMKN 5. Voila, di seberang SMKN 5 sedikit ke timur ada CIMB Niaga dan Sambal Bu Rudy. Sekarang masalahnya tinggal satu, harus mencari rute ke SMKN 5 Surabaya dengan posisi mobil sudah nyasar di Kapasan Surabaya. Saya dan Mas Kholik mulai membuat rute ke SMKN 5 Surabaya di handheld masing-masing dan konyolnya rute yang ditawarkan beda (bedanya sedikit sih) padahal sama-sama memakai Google Maps. Kalau di ponsel saya, rutenya Jalan Kusuma Bangsa-belok kiri sebelum SPBU di dekat Stasiun Gubeng-Gubeng Glingsingan-tembus ke Jalan Dharmawangsa-belok kanan sampai di Jaan Dharma Husada. Kalau di tablet Mas Kholik, bedanya setelah belok kiri sebelum SPBU di dekat Stasiun Gubeng-belok kanan ke Jalan Nias-Jalan Kertajaya-Jalan Dharmawangsa-Jalan Dharma Husada. Muternya lumayan jauh. Sekedar informasi, saya memakai OS Android Jelly Bean dan Maps terbaru sedangkan Mas Kholik memakai OS Android Gingerbread. Karena OS dan Maps saya terbaru, saya pede dong dengan rute yang ditawarkan. Saat mobil masuk Gubeng Glingsingan, jalan gang lumayan lebar untuk mobil. Pas di tengah-tengah jadi sempit karena banyaknya kendaraan yang parkir di sisi gang, akhirnya puter balik dan memakai rute Maps dari Mas Kholik.

Gubeng-20130926-00610

antriannya panjaaaaaang…

Sampai di Sambal Bu Rudy saat jam makan siang. Parkiran penuh dengan mobil sampai meluber ke bahu jalan, untung masih ada yang kosong. Rumah makannya lebih mirip pabrik. Bagian depan untuk dapur, di tengah toko oleh-oleh dan tempat makannya ada di paling belakang. Kami memesan menu andalan di sini, Nasi udang empal, ditambah dengan urap-urap. Untuk minumnya saya memesan es blewah dan mas Kholik memesan Beras Kencur. Ga sampai 5 menit, semua makanan dan minuman sudah tersaji. Ekspektasi saya terlalu berlebihan untuk makanannya. Kalau di gambar, udangnya melimpah sedangkan makanan di hadapan saya lebih banyak tepungnya dan di lidah saya terlalu asin. Empal dagingnya kecil. Urap-urapnya juga sedikit sekali padahal selisih dengan yang tanpa urap-urap adalah Rp 3000,- (tanggal tua harus perhitungan. Hohoho). Yang saya suka hanya sambalnya yang pedas dan nasi putihnya yang enak. Mau memfoto makanannya ga enak dilihatin terus sama waitress yang nongkrongnya di samping meja saya. Kami mempercepat makan siang di sini, karena kasihan melihat pengunjung lain yang antri untuk mendapatkan tempat duduk.

IMG-20130926-00609

plat nama

Info

Alamat : Jalan Dharmahusada 140, Surabaya

Telepon : 031-5920996

Penilaian (5.2/10)

Rasa                       : 6/10

Tampilan              : 5/10

Harga                    : 3/10

Pelayanan           : 8/10

Atmosphere      : 4/10

12 thoughts on “Fenomena Sambal Bu Rudy Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s