Traveling Dadakan ke Karimunjawa (Chapter III)


Jarang sekali saya bisa tidur selelap ini. Bangun pun tidak terusik dengan mesin kendaraan ataupun musik dangdut. Jadwal hari ini adalah snorkling di dua tempat yaitu pulau tengah dan pulau kecil. Sebelum berangkat tentunya tak lupa sarapan nasi goreng lauk ikan goreng dari homestay.

karimun6

Turquoise Everywhere

Karena arus laut dari timur lumayan kuat, snorkling di pulau tengah dan kecil dibatalkan. Sebagai gantinya akan snorkling di Pulau Cemara Kecil. Kurang lebih 20 menit dari pelabuhan sudah sampai di spot pertama. Karang-karang sudah kelihatan dari atas kapal. Ga sabar pengen cepat-cepat nyebur. Karena rombongan kami adalah yang pertama sampai di spot itu, visibility-nya benar-benar mantap sebanding dengan pulau gapang. Ikannya banyak meskipun kecil-kecil. Snorkling satu setengah jam pun terasa singkat. Tujuan kedua adalah ke penangkaran hiu di Pulau Menjangan Besar. Di pulau seluas 56 hektar ini terdapat 2 kolam yang berisi ikan hiu dan beberapa kolam untuk penyu dan hewan-hewan laut lainnya. Jangan dibayangkan di setiap kolam itu hiunya ada segelintir saja. Satu kolam isinya lebih dari selusin hiu. Bagi yang berani, monggo dicoba. Karena ada luka terkena karang waktu snorkling, saya tidak ikutan masuk kolam hiu😛

karimun2

Bikini Bottom

karimun5

Hiunya banyak

karimun4

Mrs. Puff and Patrick Star

karimun3

Manta Ray-nya sakit😦

Makan siang kami adalah makan ikan bakar di Ujung Gelam. Padahal hanya ikan tongkol biasa yang dibakar tanpa bumbu dengan sambal kecap saja, tapi semuanya terasa nikmat. Saya saja sampai habis 2 ikan bakar. Hahaha. Landmark dari pantai ujung gelam ini adalah barisan pondok kayu dengan background barisan pohon kelapa yang menjulang. Bagi yang mau eksis, tenang saja. Disini sinyal beberapa operator besar lumayan banyak lho. Oh iya, spot foto-foto yang lain adalah karang-karangnya yang menyembul. karimun1

Spot snorkling kedua hari ini adalah Gosong Cemara. Disini airnya rada keruh meskipun ikannya masih tetap banyak. Saya hanya snorkling tidak sampai seperempat jam karena merasakan perih di sekitar bahu dan leher. Teriknya sinar matahari rupanya tidak dapat ditangkis sunblock yang saya gunakan. Saya pun diceramahi para cewek yang tidak snorkling tentang penggunaan sunblock yang benar.hiyaaa…

Tips: penggunaan sunblock atau tabir surya yang benar adalah diaplikasikan setiap 2-3 jam sekali untuk aktivitas luar ruangan biasa. Untuk aktivitas di air, bisa digunakan setiap setengah jam atau 1 jam sekali. Baca petunjuk penggunaannya di bagian belakang botol sunblock.

karimun7

Padang Pasir di Laut

Pada sore hari, kami bergegas ke sebuah gosong yang makin lama makin mengecil tergenang air. Disini hanya foto-foto dan tentu saja melihat detik-detik terbenamnya matahari. Disini saya hanya bisa berdecak kagum melihat pemandangan indah ini. Terima kasih Ya Allah, telah menganugerahkan alam yang indah kepada Indonesia.

karimun0

11 thoughts on “Traveling Dadakan ke Karimunjawa (Chapter III)

  1. arrghhh….bagus bangeeetttt…kereeennnn…..bikini buttom versi asli hehe…

    btw soal sunblock, aku lagi nyari2 sunblock buat renang,ada referensi mas nopan?

    • saya kemarin pake vaseline insentive care yg warna orange SPF 30 buat badan dan Sunplay SPF 130 PA+++ buat wajah. yg vaseline masih tetap gosong, yg sunplay ga tapi wajah kayak topeng🙂

    • iya😦 dulu juga waktu snorkling suka foto-foto sambil megang koral. tapi sejak tahu kalau koral akan mati kalau kontak langsung dengan manusia, sekarang ga pernah lagi. kalau snorkling ya snorkling aja, foto2nya di permukaan air atau memfoto ikan yg unyu-unyu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s