Singapore Trip II


DSC_0032

lompat lompat…

Gerbong MRT mulai penuh kembali di Changi Station. Beruntungnya di satu gerbong ada keluarga dari Surabaya yang tinggal di Singapura dan memberitahu pada saat di Tanah Merah Station harus pindah kereta ke jurusan Joo Koon. Menurut mereka, kalau kartu Ezlink tidak/lupa di-tap di tempat tujuan lebih dari 3 jam maka ada penaltinya. Di  Bugis Station kita berpisah dengan duo tante yang menginap di kawasan Bugis. Kita melanjutkan perjalanan menuju Vivocity dengan rute Changi-Outram Park-Harbourfront. Di Vivocity, kita sempat mengunjungi gerai H&M yang rupanya pengunjungnya pada saat itu kebanyakan orang Indonesia.

sin 2 1

Lake Of Dreams, Sentosa

Pilihan ke Sentosa Resort dari sini ada 3 yaitu jalan kaki (paling murah), naik bus, atau naik monorail. Karena sudah berpusing-pusing mencari monorail station, rugi dong kalo gak naik. Hanya beberapa menit di dalam monorail sudah sampai di Wterfront station. kata teman-teman saya yang sudah ke Singapura, jangan pernah mengaku pernah ke Singapura kalau belum pernah foto di depan Merlion Universal Studio’s globe. Yup, bola dunia itu sudah menggantikan kepopuleran patung Merlion sebagai ikon Singapura. Masuk ke Universal Studio? Of course not, karena kita sudah mengantongi tiket masuk ke SEA Aquarium yang konon menjadi akurium air laut terbesar di dunia (tapi saat ini sudah turun tahta ke nomor 2).

Euforia saat berada di negara tetangga membuat lupa bahwa kita belum makan dan minum sejak dari Indonesia. Kita masuk Malaysian Food yang letaknya di seberang Universal Studio. Huaaa harganya mahal. Tapi kelaparan mengalahkan segalanya. Kita malah makan di Food Republic di Vivo city yang sama mahalnya. Tau rasa dan harga yang tidak sebanding gini, lebih baik beli roti aja di Bre*adtalk.

sin 2 2

Aroma yang sedap, belum tentu makanannya enak :v

Agenda sore ini adalah mencari hotel dan malamnya dilanjutkan main-main di Orchard Road. Kita menginap di kawasan Chinatown yang cukup direkomendasikan di Lonely Planet karena terdapat banyak hostel murah. Kita datangi satu per satu hostel-hostel tersebut dan rupanya penuh semua. Kemudian kita ditunjukkan hostel yang baru direnov, Pillow n Toast, dengan tarif SGD 35/pax untuk kamar dorm 6 bed. Kita iyakan saja daripada mencari lagi. Kamar dan ruang tengahnya homy banget. Pengen banget leyeh-leyeh sambil baca buku di situ tapi itin padat. Setalah mandi dan ganti kostum lagi, segera kita menuju  ke tujuan selanjutnya yaitu Orchard Road.

sin 2 3

bus tingkat😀

Chinatown MRT station dekat banget dengan hotel ini. Tinggal nyebrang jalan aja. Kali ini kita ke Orchard tidak naik MRT, ganti transport pakai bus. Saya sudah survei sebelumnya ke gothere.sg bus menuju Orchard Road dari Chinatown adalah dengan naik bus 143. Naik bus rupanya lebih menyenangkan daripada naik MRT karena bisa melihat pemandangan Singapura dengan gedung-gedung jangkungnya. Bus mengarah ke arah selatan melewati Vivocity. Para penumpang banyak yang turun disini. Bus kemudian menanjak ke arah perbukitan. Saya mulai merasa aneh. Kalau di peta, Orchard ada di utara Chinatown, tapi kenapa ini malah menuju ke barat daya. Para penumpang tinggal sedikit. Anggi tanya ke saya dimana kita akan turun. Saya menjawab dengan diplomatis, “kita akan turun kalau melihat ada mall”. Asumsi saya, kalau dekat mall pasti dekat dengan MRT.

Asumsi saya rupanya salah.

Satu jam lebih bus melaju di jalanan yang mulai lenggang. Lampu-lampu jalanan berpendar redup tertutup pepohonan. Bahkan kita tidak melihat satu pun kendaraan di arah yang berlawanan. Saya jadi teringat cerita misteri tentang bus pantura Pahala Kencana yang tersasar di tengah hutan jati Alas Bonggan Blora.

Jangan-jangan bus ini….

 

Bus terus melaju di kegelapan malam meninggalkan gemerlapnya Singapura. Saya mulai panik. Saya berdoa semoga tidak ada kejadian yang tidak diharapkan. Semoga saja..

8 thoughts on “Singapore Trip II

  1. Kenapa nggak book via online? Kan banyak web reservasi hotel tuh. Biar sampai SG nggak kebingungan lagi. Akhirnya dapet hotel mahal kaaannn? Hehehe. Aku aja bisa dapet hotel 8 SGD😀

    Btw, tulisannya agak nanggung bro, baru mau enjoy eh udah kelar aja hehehe.

    • karena mendadak masbro. saya dan teman saya juga waktu itu sama-sama sibuknya. bikin itinerary juga ga lengkap jadi banyak gagalnya deh. wkwkwk

      wow 8SGD…. murah sekali😀

      ini ceritanya dibuat seperti itu. nanggung di tengah jalan. hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s